- Laporan Kerja Tahunan Tim KKI Warsi di Kecamatan Sungai Boh
- Cahaya Baru dari Hulu Sungai Boh
- Meriah! Upacara HUT RI ke-80 Digelar di Desa Long Lebusan Kecamatan Sungai Boh
- KEGIATAN AKURASI DATA ASN DI KECAMATAN SUNGAI BOH BERSAMA BKPP KABUPATEN MALINAU
- Musrenbangdes Desa Dumu Mahak Digelar di Kecamatan Sungai Boh
- Pembentukan Koperasi Merah Putih di Kecamatan Sungai Boh
- Kondisi Jalan KM.0 - Mahak Baru Terkini Menyebabkan Harga Barang di Kecamatan Sungai Boh Naik
- Pembukaan Bupati Malinau Cup Wilayah II Apau Kayan di Kecamatan Sungai Boh
- Upacara Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia di Apau Kayan Kecamatan Sungai Boh
- Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
Laporan Kerja Tahunan Tim KKI Warsi di Kecamatan Sungai Boh

Laporan Kerja
Tahunan Tim KKI Warsi di Kecamatan Sungai Boh
Sungai Boh, 2 Februari 2026
– KKI Warsi melaksanakan pelaporan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang telah
berjalan di Kecamatan Sungai Boh sejak tahun 2023 hingga 2025. Kegiatan ini
menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen bersama antara KKI Warsi
dan pemerintah kecamatan dalam mendukung pembangunan desa berbasis data dan
partisipasi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Cahaya Baru dari Hulu Sungai Boh0
- Meriah! Upacara HUT RI ke-80 Digelar di Desa Long Lebusan Kecamatan Sungai Boh0
- KEGIATAN AKURASI DATA ASN DI KECAMATAN SUNGAI BOH BERSAMA BKPP KABUPATEN MALINAU0
- Musrenbangdes Desa Dumu Mahak Digelar di Kecamatan Sungai Boh0
- Pembentukan Koperasi Merah Putih di Kecamatan Sungai Boh0
Pertemuan tersebut dihadiri oleh
enam orang staf Kecamatan Sungai Boh serta tiga fasilitator KKI Warsi Tim
Sungai Boh. Dalam forum ini, KKI Warsi memaparkan capaian kinerja pada tiga
bidang utama, yakni program PRM-AID, perhutanan sosial, serta berbagai pelatihan
peningkatan kapasitas masyarakat yang telah dilaksanakan selama tiga tahun
terakhir.
Pada bidang PRM-AID, diskusi
menyoroti pentingnya penguatan sistem pendataan sosial desa. Salah satu poin
utama yang dibahas adalah fasilitasi penunjukan operator PRM-AID melalui Surat
Keputusan (SK) Kepala Desa, termasuk dukungan pengadaan sarana kerja berupa
laptop serta penganggaran honorarium operator melalui Dana Desa. Langkah ini
dinilai strategis untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan dan pembaruan data
sosial di tingkat desa.
Selain itu, dibahas pula perlunya
kolaborasi aktif antara KKI Warsi dan pihak kecamatan dalam menindaklanjuti
penguatan kelembagaan operator desa. Pemerintah desa diharapkan berkomitmen
mendorong peran aktif Kepala Seksi Pemerintahan dalam melaporkan pembaruan data
kependudukan secara berkala dan berkoordinasi langsung dengan operator PRM-AID.
Sebagai bentuk standarisasi
pembaruan data, ditegaskan bahwa data sosial desa harus diperbarui setiap
tanggal 10 setiap bulan, sesuai dengan Surat Edaran Camat Sungai Boh. Kebijakan
ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi data sebagai dasar perencanaan
pembangunan dan pengambilan kebijakan di tingkat desa maupun kecamatan.
Dalam kesempatan tersebut, pihak
Kecamatan Sungai Boh juga menyampaikan komitmen untuk melibatkan KKI Warsi
dalam tahapan pra-Musrenbang dan Musrenbang Desa, khususnya dalam pembahasan
penganggaran honorarium operator PRM-AID. Keterlibatan ini dinilai penting
untuk memastikan integrasi antara perencanaan pembangunan desa dan kebutuhan
penguatan sistem data sosial.
Melalui pertemuan ini, KKI Warsi
dan Kecamatan Sungai Boh menegaskan pentingnya sinergi multipihak dalam
mendorong tata kelola desa yang transparan, partisipatif, dan berbasis data.
Kolaborasi yang terjalin diharapkan dapat memperkuat kapasitas desa dalam
mengelola pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
